SIGI, – Pemerintah Desa (Pemdes) Binangga, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemajuan daerah. Sebagai desa mandiri, Binangga kini menjadi penerima program hibah dari Pemerintah Pusat dengan total anggaran mencapai sekitar Rp 250 miliar.
Program tersebut difokuskan pada pembangunan sekolah integrasi yang dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana penunjang, khususnya di bidang olahraga. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mencetak generasi muda yang unggul, sehat, dan berdaya saing.
Kepala Desa Binangga, Moh. Ridwan, menjelaskan bahwa rencana pembangunan tersebut mencakup berbagai fasilitas olahraga modern.
“Dalam penyampaian Asisten I Bupati Sigi, kawasan ini nantinya akan dilengkapi dengan sarana olahraga yang representatif, seperti gedung badminton, stadion sepak bola, lapangan basket, voli, hingga kolam renang. Semua ini diperuntukkan bagi kegiatan praktik siswa di Kabupaten Sigi,” ujarnya, Selasa (21/04).
Ridwan menambahkan, penunjukan Desa Binangga sebagai lokasi pembangunan bukan tanpa alasan. Desa ini dinilai memiliki kelengkapan fasilitas pendidikan dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
“Desa Binangga menjadi pilihan karena seluruh jenjang pendidikan tersedia di sini, dan jarak antar fasilitas nantinya tidak lebih dari dua kilometer, sehingga sangat mendukung konsep pendidikan terpadu,” jelasnya.
Meski demikian, pembangunan fasilitas olahraga tidak seluruhnya akan berada dalam satu titik lokasi. Pemerintah desa saat ini tengah melakukan pendataan dan pemetaan lahan yang sesuai untuk pembangunan tersebut.
Selain pengembangan sektor pendidikan, Pemdes Binangga juga mendapatkan program peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya melalui bantuan pembangunan rumah layak huni bagi warga yang memenuhi syarat.
“Kami juga menerima program pembangunan rumah bagi masyarakat. Total anggarannya sekitar Rp 9 miliar, yang akan diperuntukkan bagi 30 kepala keluarga,” tambah Ridwan.
Program tersebut turut mencakup pembangunan infrastruktur dasar seperti sanitasi, irigasi, serta sistem pengelolaan sampah rumah tangga. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Dengan berbagai program strategis tersebut, Desa Binangga optimistis dapat berkembang menjadi kawasan percontohan, tidak hanya di Kabupaten Sigi tetapi juga di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.
“Kami sangat bersyukur dan bangga menjadi satu-satunya desa di Sulawesi Tengah yang menerima program ini. Ini adalah peluang besar untuk mendorong kemajuan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Ridwan.
Ke depan, keberadaan sekolah integrasi dan fasilitas pendukungnya diharapkan mampu menjadikan Desa Binangga sebagai pusat pendidikan terpadu, sekaligus motor penggerak pembangunan sumber daya manusia di wilayah Sigi dan sekitarnya. (*)





