PALU, — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di wilayah Desa Silandou dan Desa Marisa, Kecamatan Basidondo, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Jumat (28/8/2026).

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu melalui Unit Siaga SAR Tolitoli mengerahkan personel untuk membantu penanganan kebakaran bersama sejumlah instansi dan unsur terkait.

Berdasarkan laporan awal operasi SAR, Tim Rescue Unit Siaga SAR Tolitoli melaksanakan briefing awal pada Jumat malam sekitar pukul 22.50 Wita sebelum bergerak menuju lokasi kejadian.

Selanjutnya, pada pukul 23.20 Wita, tim tiba di posko bersama dan langsung melakukan koordinasi dengan instansi serta unsur terkait dalam penanganan Karhutla tersebut.

Selain koordinasi, tim SAR juga melakukan pemantauan terhadap situasi dan kondisi di sekitar lokasi kebakaran, khususnya di wilayah Desa Silandou dan Desa Marisa, Kecamatan Basidondo.

Lokasi kebakaran berada di sekitar koordinat 0°47’56.05″N 120°45’7.82″E.

Berdasarkan kondisi terkini, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar tiga hektare. Sementara jarak antara lokasi kebakaran dengan kawasan permukiman warga diperkirakan sekitar dua kilometer.

Dalam pelaksanaan operasi, Unit Siaga SAR Tolitoli menyiagakan sejumlah peralatan, di antaranya satu unit rescue car, tabung SCBA, tabung oksigen, tandu basket, alat pelindung diri (APD), serta satu set peralatan medis.

Penanganan Karhutla tersebut melibatkan sejumlah unsur, yakni Unit Siaga SAR Tolitoli, Kodim Tolitoli, BPBD Kabupaten Tolitoli, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tolitoli, serta SAR Hidayatullah.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., menyampaikan bahwa perkembangan operasi dan penanganan Karhutla di wilayah tersebut akan terus dilaporkan.

Hingga laporan awal ini diterima, tim gabungan masih melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap kondisi kebakaran di lokasi.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *