PALU, – Polresta Palu tengah menangani laporan dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang dialami seorang warga bernama Sindi Klaudia. Laporan tersebut telah teregistrasi dalam Laporan Polisi tertanggal 27 Februari 2026 dan saat ini dalam tahap penyelidikan.
Peristiwa itu dilaporkan terjadi pada Rabu, 25 Februari 2026 sekitar pukul 10.00 WITA di wilayah Perbukitan, Kelurahan Layana, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.
Berdasarkan keterangan awal, pelapor berkenalan dengan terduga pelaku melalui media sosial Facebook. Terduga pelaku kemudian menawarkan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART).
Pada hari kejadian, pelapor mengendarai sepeda motor miliknya menuju lokasi pertemuan. Selanjutnya, terduga pelaku mengajak pelapor menuju sebuah rumah kos dengan alasan untuk mencari ART.
Namun, saat melintas di kawasan perbukitan yang relatif sepi di Kelurahan Layana, pelapor mulai merasa curiga terhadap gelagat terduga pelaku. Kecurigaan tersebut bertambah ketika pelapor mengaku melihat benda tajam yang diduga pisau di pinggang terduga pelaku.
Merasa terancam, pelapor melompat dari sepeda motor. Terduga pelaku kemudian mengambil alih kendaraan tersebut dan melarikan diri.
Adapun kendaraan yang dilaporkan hilang berupa satu unit Honda Genio warna hitam list merah dengan nomor polisi DN 4741 MG. Kerugian ditaksir mencapai Rp11.700.000.
Kapolresta Palu, Hari Rosena, menegaskan bahwa pihaknya menangani laporan tersebut secara profesional sesuai prosedur hukum yang berlaku.
“Setiap laporan masyarakat kami tangani secara serius dan sesuai prosedur. Saat ini penyelidikan sudah berjalan untuk mengungkap identitas pelaku dan kronologi secara menyeluruh,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut untuk segera melapor ke pihak kepolisian guna mempercepat proses pengungkapan kasus.
“Kami mengajak masyarakat untuk turut membantu proses penyelidikan dengan memberikan informasi yang akurat. Polresta Palu berkomitmen memberikan perlindungan kepada masyarakat dan menegakkan hukum secara tegas demi terciptanya rasa aman dan keadilan di Kota Palu,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, penyidik masih melakukan serangkaian langkah penyelidikan untuk mengidentifikasi dan memburu terduga pelaku.(*)





