BUOL, – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu menggelar operasi SAR terhadap satu orang anak yang dilaporkan tenggelam di Pantai Kelurahan Leok, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Jum’at (06/02) sore tadi.
Korban diketahui bernama Mujahid (10), seorang anak laki-laki yang terseret arus laut saat mandi di pantai bersama teman-temannya.
Informasi kejadian diterima Kantor SAR Palu dari Bapak Pardi, pihak keluarga korban, pada Jumat sore pukul 16.23 Wita. Berdasarkan laporan tersebut, korban dilaporkan tenggelam sekitar pukul 14.00 Wita.
Menurut kronologi, saat itu korban bersama beberapa temannya sedang mandi di Pantai Kelurahan Leok. Namun secara tiba-tiba, ombak besar disertai arus laut yang kuat menghantam korban hingga terseret ke tengah laut. Upaya pencarian awal yang dilakukan oleh keluarga dan masyarakat setempat belum membuahkan hasil hingga laporan disampaikan ke pihak berwenang.
Lokasi kejadian berada di Pantai Kelurahan Leok, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, pada koordinat 1°11’22.75″ LU – 121°25’13.77″ BT, dengan jarak sekitar 70 kilometer dari Unit Siaga SAR Tolitoli dan estimasi waktu tempuh sekitar lima jam.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 16.40 Wita, Tim Rescue dari Unit Siaga SAR Tolitoli diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan rescue car dan perahu karet, dengan estimasi tiba di lokasi sekitar pukul 22.00 Wita.
Dalam operasi pencarian ini, unsur SAR yang terlibat meliputi Tim Rescue USS Tolitoli, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa setempat, serta nelayan setempat. Sementara itu, peralatan yang digunakan antara lain rescue car, perahu karet, peralatan SAR perairan, peralatan komunikasi, peralatan medis, serta peralatan evakuasi.
Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian terhadap korban masih terus berlangsung dan akan dilanjutkan sesuai prosedur SAR yang berlaku.(*)




