POSO, — Seorang pencari getah damar yang sebelumnya dilaporkan belum kembali dari hutan Hae, Desa Dewua, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim SAR gabungan pada Sabtu (21/03) kemarin.
Korban diketahui bernama Marton Paroda (49), yang sebelumnya dinyatakan hilang setelah tidak kembali dari aktivitasnya di kawasan hutan.
Lokasi kejadian berada di hutan Hae dengan koordinat 1°42’32.89″S – 120°28’14.99″E, sekitar 200 kilometer arah barat daya dari Pos SAR Parigi dengan estimasi waktu tempuh 4 jam 30 menit.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., menjelaskan bahwa operasi SAR telah dilaksanakan sesuai prosedur sejak pagi hari. Tim SAR gabungan memulai kegiatan dengan briefing pada pukul 07.00 WITA, mencakup pengecekan kekuatan personel, kesiapan alat utama (alut), serta pembagian tugas dan penekanan standar keselamatan kerja sesuai SOP Basarnas.
“Pada pukul 16.22 WITA, korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat pada jarak sekitar 2 kilometer dari lokasi perkiraan kejadian (LKP),” ujar Rizal.
Selanjutnya, korban langsung dievakuasi menuju Desa Dewua. Pada pukul 17.25 WITA, tim SAR gabungan bersama korban tiba di desa dan korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dalam keadaan selamat.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini meliputi Tim Rescue Pos SAR Parigi, Tim Rescue USS Ampana, Bhabinkamtibmas, Babinsa, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Kakansar Palu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan dengan selamat.(*)




