PALU, – Ketua Lembaga Adat Masyarakat Poboya, Herman R, tengah merealisasikan program pembangunan fasilitas adat untuk menunjang kegiatan masyarakat di wilayah Poboya.
Kepada media, Senin (30/03), Herman menyampaikan bahwa fokus utama saat ini adalah pembangunan gudang serta rumah adat yang nantinya difungsikan sebagai pusat kegiatan masyarakat adat.
“Pembangunan ini kami lakukan demi kepentingan bersama. Ke depan, masyarakat adat tidak perlu lagi kesulitan mencari tempat untuk pertemuan. Selain itu, berbagai kebutuhan acara adat juga akan tersedia di gudang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan lokasi pembangunan kantor adat yang berdekatan dengan gudang penyimpanan peralatan adat. Fasilitas tersebut dirancang untuk mendukung kelancaran pelaksanaan berbagai kegiatan tradisional masyarakat Poboya.
“Gudang ini nantinya akan digunakan untuk menyimpan perlengkapan acara adat, mulai dari peralatan memasak hingga kursi dan tenda yang dibutuhkan saat kegiatan berlangsung,” jelasnya.
Herman menargetkan pembangunan gudang adat dapat rampung pada tahun ini. Total anggaran yang disiapkan untuk proyek tersebut diperkirakan mencapai Rp1,4 miliar.
Ia berharap, pembangunan fasilitas tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat adat Poboya serta memperkuat pelestarian nilai-nilai budaya lokal.
“Saya hanya berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat adat Poboya. Semoga pembangunan ini membawa kebaikan untuk semua,” pungkasnya.(*)




