Tanggerang, – Pelaksanaan Kontes ayam Laga oleh Perkumpulan Penghoby Ayam Kontes Nusantara (PPAKN) yang akan digelar di Gedung Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, dipastikan telah mengantongi izin keramaian dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Ketua Umum PPAKN, Jendry Nender S.Kom mengatakan izin keramaian tersebut diterbitkan melalui surat bernomor SI/363/VI/YAN.2.1/2026/BAINTELKAM. Dokumen itu ditandatangani oleh Kepala Bidang Pelayanan Masyarakat Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri, Ade Yaya Suryana, pada 3 Juni 2026.
Menurut Jendry, terbitnya izin tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku.
“Izin keramaian sudah diterbitkan oleh Polri sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai agenda yang telah disusun panitia,” ujarnya.
Dilansir dari edisi T-Newshttps://totabuan.news/nasional/kontes-ppakn-2026-di-ice-bsd-tangerang-resmi-kantongi-izin-mabes-polri/, berdasarkan izin yang diterbitkan, kegiatan yang akan berlangsung di kawasan ICE BSD itu tidak hanya mencakup Kontes PPAKN 2026, tetapi juga sejumlah agenda pameran dan komunitas lainnya. Di antaranya Pameran Ikan Hias Nusatic, Nusapet, dan Nusahorti 2026 yang selama ini dikenal sebagai ajang berkumpulnya pelaku usaha, komunitas, serta pecinta hewan dan tanaman hias dari berbagai daerah.
Panitia memperkirakan jumlah peserta dan pengunjung yang terlibat dalam rangkaian kegiatan tersebut mencapai sekitar 3.000 orang. Untuk mendukung kelancaran acara, berbagai persiapan teknis dan koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan menjelang pelaksanaan.
Agenda pameran dan kontes dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Juni 2026. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi sarana promosi, edukasi, serta pengembangan jaringan bagi pelaku usaha dan komunitas di sektor ikan hias, hewan peliharaan, dan hortikultura.
Dengan terbitnya izin keramaian dari Polri, panitia kini memfokuskan persiapan pada aspek teknis pelaksanaan, pengaturan pengunjung, serta kesiapan fasilitas guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib. (*)





