Tolitoli, — Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi empat nelayan yang mengalami mati mesin di perairan Desa Galumpang, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Kamis malam (21/5/2026). Seluruh korban ditemukan dalam kondisi selamat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palu, Muh. Rizal, menjelaskan informasi kejadian diterima dari pihak keluarga atas nama Arman pada pukul 19.00 Wita.
Berdasarkan laporan, empat nelayan tersebut berangkat memancing menuju arah Pulau Kapas sekitar pukul 04.00 Wita. Namun, pada pukul 17.00 Wita perahu yang mereka gunakan mengalami mati mesin di perairan Desa Galumpang.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Tolitoli bersama unsur potensi SAR bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 20.05 Wita. Setibanya di lokasi, tim melaksanakan briefing, pengecekan kesiapan alat utama, pembagian tugas, serta prosedur keselamatan kerja sesuai standar operasional Basarnas sebelum melakukan pencarian.
Pada pukul 20.28 Wita, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh korban dalam kondisi selamat pada koordinat 1°06’18.30” LU – 120°44’24.18” BT atau sekitar 1 nautical mile sebelah selatan lokasi awal kejadian.
Selanjutnya, seluruh korban dievakuasi menuju Pelabuhan Dede, Kabupaten Tolitoli. Pada pukul 21.00 Wita, tim bersama para korban tiba di pelabuhan dan korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga.
“Dengan ditemukannya seluruh korban dalam keadaan selamat, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur potensi SAR dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih atas kerja sama yang telah diberikan,” ujar Rizal.
Adapun identitas korban yakni:
Akbar (47)
Faisal (32)
Imade Hendra (26)
Irham (26)
Unsur SAR yang terlibat dalam operasi tersebut terdiri dari Tim Rescue USS Tolitoli, BPBD Tolitoli, keluarga korban, dan masyarakat setempat.
Sementara alat utama yang digunakan meliputi satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB), rescue car, peralatan komunikasi, peralatan medis, dan peralatan evakuasi.
Saat operasi berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan berawan dengan kecepatan angin sekitar 3,2 kilometer per jam dari arah timur.(*)





